Analisis Konstruksi dan Hasil Tangkapan Jaring Insang Hanyut (Drift Gill Nets) di Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan
Kata Kunci:
Jaring insang hanyut, Jaring Insang, Ikan Bawal Putih, Pulau BangkaAbstrak
Jaring insang hanyut merupakan alat tangkap yang termasuk dalam klasifikasi jaring insang (Gillnets). Nelayan Desa Batu Betumpang biasa menyebut alat tangkap jaring insang hanyut ini dengan nama pukat bawal karena target utama adalah ikan bawal. Pukat bawal menjadi alat tangkap dominan dan banyak digunakan oleh nelayan di Desa Batu Betumpang Kecamatan Pulau Besar Kabupaten Bangka Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi alat tangkap dan hasil tangkapan alat tangkap jaring insang hanyut yang digunakan nelayan Desa Batu Betumpang. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi alat tangkap jaring insang hanyut nelayan Desa Batu Betumpang terdiri dari jaring terbuat dari benang Polyamide Monofilamen berdiameter 0,28 mm dengan ukuran mata jaring 5-7 inci. Tali ris yang digunakan berjumlah 4 buah terbuat dari tali jenis Polyethilene berdiameter 3 mm. Pelampung yang digunakan terdiri dari 3 jenis yaitu: Pelampung bendera, pelampung jaring, dan pelampung putih. Hasil tangkapan utama alat tangkap jaring insang hanyut adalah ikan bawal putih (Pampus argenteus). Hasil tangkapan sampingan adalah ikan senangin (Eleutheronema tetradactylum), ikan parang-parang (Chirocentridae nudus), ikan sebelah (Psettodes erumei), dan kepiting bakau (Scylla serrata). Daerah pengoperasian alat tangkap jaring insang hanyut umumnya tidak terlalu jauh dari daratan yaitu disekitar perairan Desa Batu Betumpang berkisar 1-2 mil dari pantai.
Unduhan
Referensi
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan. 2019. Kecamatan Pulau Besar dalam Angka 2019. Toboali: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bangka Selatan.
Hardani., Andriani, H., Ustiawaty, J., Utami, E, F., Istiqomah, R, R. Fardani, R, A., Sukmana, D, J., Auliya, N, H. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Pustaka Ilmu Grup: Yogyakarta
Kurniawan., Asmarita., Supratman, O. 2019. Identifikasi Jenis Ikan (Penamaan Lokal, Nasional dan Ilmiah) Hasil Tangkapan Utama (HTU) Nelayan dan Klasifikasi Alat Penangkap Ikan di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. J. Sumberdaya Perairan. Vol. 13(1).
Marimba, A.A., Yanuarita, D., Idrus, M.R., 2018. Upaya Menghindarkan Penyu dari Tangkapan Pukat Bawal dengan Menggunakan Lampu Hijau di Perairan Pulau Bunyu. Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan V. Makassar. Universitas Hasanuddin.
Nelwida., Lisna., Fitriadi, R. 2019. Kontruksi Jaring Insang 2 dan 3 Inci di Kelurahan Kampung Nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. J. Ilmu Perikanan. Vol. 10(1).
Pattiasina, S., Marasabessy, F., Inggamer, C. 2021. Pengoperasian Jaring Insang Dasar (Bottom Gill Net) Untuk Menangkap Ikan Demersal di Perairan Kampung Pasi Distrik Padaido Kabupaten Biak Numfor.
Peraturan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 3 tahun 2020 Tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2020-2040.
Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18 Tahun 2021 Tentang Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia dan Laut Lepas Serta Penataan Andon Penangkapan Ikan. KKP. Jakarta.
Priyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif. Sidoarjo: Zifatama Publishing.
Rosni., 2017. Analisis Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan di Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara. J. Geografi. Vol. 9(1): 53-54.
Rusmilyansari. 2012. Inventarisasi Alat Tangkap Berdasarkan Kategori Status Penangkapan Ikan yang Bertanggung Jawab di Perairan Tanah Laut. J. Fish Scientiae. Vol. 2(4): 141-151.
Siagian, A., Hendrik., Sofyani, T., 2020. Analisis Usaha Alat Tangkap Jaring Insang Hanyut (Drift Gill Net) di Desa Pasar Terendam Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara. J. Sosial Ekonomi Pesisir. Vol. 1(1): 54-60.
Silitonga, C., Isnaniah., Syofyan, I. 2016. Studi Konstruksi Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sibolga Provinsi Sumatera Utara.
Sumardi, Z., Sarong, M.A., Nasir,M., 2014. Alat Penangkap Ikan yang Ramah Lingkungan Berbasis Code of Conduct for Responsible Fisheries di Kota Banda Aceh. J. Agrisep. Vol. 15(2): 10-18.
Syofyan, I., Syaifuddin., Cendana, F. 2010. Studi Komparatif Alat Tangkap Jaring Insang Hanyut (Drift Gillnet) Bawal Tahun 1999 dengan Tahun 2007 di Desa Meskom Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. J. Perikanan dan Kelautan. Vol. 15(1): 62-70.
White, W, T., Last, P, R., Dharmadi., Faizal, R., Chodrijah, U., Prisantoso, B, I., Pogonoski, J, J., Puckridge, M., Blaber, S, J, M. 2013. Market Fishes of Indonesia. ACIAR Monograph No.155. Australian Centre for Internasional Agricultural Research: Cenberra.









